Site icon Ududtoto

Alasan Mengapa Masyarakat Korea Selatan Sangat Menggemari AI

Ududtoto – Usaha Korea Selatan dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) menunjukkan hasil yang signifikan. Menurut indeks terbaru, negara ini menduduki peringkat ketiga dunia dalam jumlah model AI yang menonjol, didasarkan pada kemajuan terkini dan tingkat sitasi yang tinggi. Meskipun ukuran geografis yang kecil, Korea Selatan memanfaatkan kesempatan untuk menonjol dalam bidang ini.

Namun, fokus yang tajam pada pengembangan teknologi ini juga menimbulkan keprihatinan. Profesor Jeon, pakar kebijakan sains dan teknologi, menyatakan bahwa agenda nasional yang lebih mengutamakan pertumbuhan ekonomi mengabaikan dampak sosial, politik, dan etika dari AI. Pada tahun 2025, pemerintah Korea Selatan menghadapi penolakan yang keras setelah peluncuran buku teks AI yang dihujani dengan ketidakakuratan faktual dan risiko privasi data tanpa pengujian terlebih dahulu.

Masyarakat Korea Selatan meski optimis, tetap khawatir mengenai potensi AI yang dapat menggantikan pekerjaan manusia. Penolakan muncul ketika Hyundai berencana menerbangkan robot humanoid Atlas ke dalam pabrik mobil mereka; serikat pekerja menegaskan bahwa tanpa kesepakatan antara manajemen dan pekerja, robot baru tidak akan diizinkan masuk. Survei menunjukkan bahwa 64% warga merasa AI dapat memperburuk ketidaksetaraan, meskipun 52% yakin bahwa teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas.

Dalam momen santai di Pasar Pusat Seoul, beberapa warga juga memperlihatkan ketertarikan unik terhadap AI, seperti menggunakan chatbot untuk konsultasi tentang karir dan kehidupan pribadi. Dengan 46% orang dewasa muda di Korea Selatan telah mencoba chatbot untuk meramal nasib, kecemasan akan kehilangan pekerjaan tetap tampak mengganggu pikiran mereka. Meski demikian, mereka juga mengakui kegunaan AI dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan teknologi ini sebagai alat untuk mencapai masa depan yang lebih baik dan lebih produktif.

Exit mobile version